Kencang77smm panel murahKencang77 Heylinkprediksi togel akuratprediksi togel kencang77prediksi togel terbarupengeluaran togelhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiasmm panelsmm terpercayasmm internasionalslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginDokumentari Ende 7890001Dokumentari Ende 7890002Dokumentari Ende 7890003Dokumentari Ende 7890004Dokumentari Ende 7890005Dokumentari Ende 7890006Dokumentari Ende 7890007Dokumentari Ende 7890008Dokumentari Ende 7890009Dokumentari Ende 7890010Dokumentari Ende 7890011Dokumentari Ende 7890012Dokumentari Ende 7890013Dokumentari Ende 7890014Dokumentari Ende 7890015Dokumentari Ende 7890016Dokumentari Ende 7890017Dokumentari Ende 7890018Dokumentari Ende 7890019Dokumentari Ende 7890020Dokumentari Ende 7890021Dokumentari Ende 7890022Dokumentari Ende 7890023Dokumentari Ende 7890024Dokumentari Ende 7890025Dokumentari Ende 7890026Dokumentari Ende 7890027Dokumentari Ende 7890028Dokumentari Ende 7890029Dokumentari Ende 7890030Berita Kutai 8890041Berita Kutai 8890042Berita Kutai 8890043Berita Kutai 8890044Berita Kutai 8890045Berita Kutai 8890046Berita Kutai 8890047Berita Kutai 8890048Berita Kutai 8890049Berita Kutai 8890050Berita Kutai 8890051Berita Kutai 8890052Berita Kutai 8890053Berita Kutai 8890054Berita Kutai 8890055Berita Kutai 8890056Berita Kutai 8890057Berita Kutai 8890058Berita Kutai 8890059Berita Kutai 8890060Dokumenter STIABIRU 89001Dokumenter STIABIRU 89002Dokumenter STIABIRU 89003Dokumenter STIABIRU 89004Dokumenter STIABIRU 89005Dokumenter STIABIRU 89006Dokumenter STIABIRU 89007Dokumenter STIABIRU 89008Dokumenter STIABIRU 89009Dokumenter STIABIRU 89010Dokumenter STIABIRU 89011Dokumenter STIABIRU 89012Dokumenter STIABIRU 89013Dokumenter STIABIRU 89014Dokumenter STIABIRU 89015Dokumenter STIABIRU 89016Dokumenter STIABIRU 89017Dokumenter STIABIRU 89018Dokumenter STIABIRU 89019Dokumenter STIABIRU 89020Dokumenter STIABIRU 89021Dokumenter STIABIRU 89022Dokumenter STIABIRU 89023Dokumenter STIABIRU 89024Dokumenter STIABIRU 89025Dokumenter STIABIRU 89026Dokumenter STIABIRU 89027Dokumenter STIABIRU 89028Dokumenter STIABIRU 89029Dokumenter STIABIRU 89030Dokumenter STIABIRU 89031Dokumenter STIABIRU 89032Dokumenter STIABIRU 89033Dokumenter STIABIRU 89034Dokumenter STIABIRU 89035Dokumenter STIABIRU 89036Dokumenter STIABIRU 89037Dokumenter STIABIRU 89038Dokumenter STIABIRU 89039Dokumenter STIABIRU 89040News 89001News 89002News 89003News 89004News 89005News 89006News 89007News 89008News 89009News 89010Studi Ganesha Fortune dengan Pendekatan Pola Bonus BerkelanjutanKaryawan Bengkel Gunakan Strategi Sabar hingga Mendapat Rp46 Juta di Gates of OlympusBlackjack dalam Tinjauan Pola Keputusan Cepat Pengguna DigitalMengurai Pola Aztec Gems dengan Pendekatan Kombinasi SimbolSpaceman dan Pola Waktu yang Diam-Diam Mempengaruhi HasilMahasiswa Rantau Terapkan Strategi Adaptif Raih Rp51 Juta di Mega WheelAnalisis Virtual Football dan Perubahan Ritme Data InteraktifSweet Bonanza dan Dinamika Multiplier dalam Siklus PermainanOperator Laundry Gunakan Pola Stabil hingga Menang Rp33 Juta di Fire StrikeKajian Baccarat melalui Pendekatan Statistik SederhanaTahun 2026 Membuka Wajah Baru Dunia Hiburan Interaktif yang Kini Makin Sulit DiabaikanSaat Tren Baru Bermunculan, Komunitas Digital Mulai Menoleh ke Arah yang Tak Lagi SamaPerubahan Kecil di Awal 2026 Diam-Diam Menggeser Selera Banyak Penikmat Hiburan ModernRuang Digital Tahun Ini Terasa Lebih Hidup, dan Banyak Nama Lama Kembali DilirikGelombang Baru 2026 Membuat Peta Hiburan Layar Bergerak dengan Cara yang Lebih DinamisLebaran, Ramadan, dan Update Terbaru Dunia Digital Kini Bertemu dalam Satu Arus Percakapan yang RamaiGame Terpopuler 2026 Tak Lagi Sama, Mahjong Ways 2 dan Sweet Bonanza Kini Dibaca Lewat Pola VisualHari Raya dan Perubahan Aktivitas Digital Membuat Sabung Ayam Sv388 Kembali Sering Melintas di ForumMinal Aidin wal Faizin, Komunitas Digital Justru Ramai Mengamati Tempo Lucky Neko dan Ganesha FortuneTips dan Trik Membaca Arah Tren Hari Raya, Gates of Olympus dan Fire Strike Ikut DiperhitungkanSilaturahmi Lebaran Menghidupkan Forum Online, The Dog House dan Buffalo King Mendadak Banyak DisebutRamadan ke Idul Fitri Bikin Game Baru 2026 Punya Warna Lain, Koi Gate dan Spaceman Jadi ContohnyaTHR, Ketupat, dan Hari Kemenangan Membuat Sweet Bonanza Kembali Dekat dengan Perhatian KomunitasPerbandingan Game Online Saat Musim Lebaran, Dragon Tiger dan Sic Bo Kembali Masuk Daftar SorotanSaat Update Terbaru Bertemu Suasana Hari Raya, Mahjong Ways 2, Baccarat, dan Gates of Olympus Kembali RamaiKomunitas Online Mulai Membaca Arah Baru yang Membuat Percakapan Tahun Ini Terasa BerbedaDi Tengah Arus Tren yang Cepat, Perhatian Publik Justru Tertuju pada Pola yang Lebih MenarikAwal 2026 Membawa Irama Baru yang Mengubah Cara Orang Menikmati Hiburan di LayarBanyak Pengamat Menilai Tahun Ini Jadi Titik Balik bagi Percakapan Dunia Digital yang Kian AktifKetika Selera Publik Bergeser Pelan, Fenomena Baru di Ruang Interaktif Makin Sering DisorotPenjual Nasi Uduk Ini Jadi Sorotan Setelah Mengubah Pola Main di Baccarat dan Hasilnya Bikin PenasaranMengapa Aztec Gems Belakangan Ini Kembali Ramai Dibahas karena Pola Simbolnya Dianggap UnikKaryawan Percetakan Terapkan Strategi Tenang hingga Disebut Raih Rp46 Juta dari Lucky NekoDragon Tiger Mulai Banyak Dilirik Saat Pengguna Aktif Membahas Soal Momentum dan TimingGuru Les Privat Ini Mengaku Lebih Konsisten Setelah Mengamati Ritme Main di Sugar RushAnalisis Virtual Football dari Sudut Pandang Perubahan Pola dan Kebiasaan Pengguna HarianPegawai Toserba Disebut Berhasil Catat Rp33 Juta usai Bermain Lebih Disiplin di Gates of OlympusKoi Gate dan Alasan Mengapa Banyak Pengguna Menganggap Ritmenya Lebih Nyaman DiikutiTukang Cukur Rambut Ini Mendadak Diperbincangkan usai Menang Besar di Floating DragonMengamati Pola Sweet Bonanza Saat Intensitas Pengguna Meningkat di Jam TertentuBerita Dokumentasi 899056Berita Dokumentasi 899057Berita Dokumentasi 899058Berita Dokumentasi 899059Berita Dokumentasi 899060Berita Dokumentasi 899061Berita Dokumentasi 899062Berita Dokumentasi 899063Berita Dokumentasi 899064Berita Dokumentasi 899065Berita Dokumentasi 899066Berita Dokumentasi 899067Berita Dokumentasi 899068Berita Dokumentasi 899069Berita Dokumentasi 899070Berita Dokumentasi 899071Berita Dokumentasi 899072Berita Dokumentasi 899073Berita Dokumentasi 899074Berita Dokumentasi 899075Berita Dokumentasi 899076Berita Dokumentasi 899077Berita Dokumentasi 899078Berita Dokumentasi 899079Berita Dokumentasi 899080Berita Dokumentasi 899081Berita Dokumentasi 899082Berita Dokumentasi 899083Berita Dokumentasi 899084Berita Dokumentasi 899085Berita Dokumentasi 899086Berita Dokumentasi 899087Berita Dokumentasi 899088Berita Dokumentasi 899089Berita Dokumentasi 899090Berita Dokumentasi 899091Berita Dokumentasi 899092Berita Dokumentasi 899093Berita Dokumentasi 899094Berita Dokumentasi 899095Berita Dokumentasi 899096Berita Dokumentasi 899097Berita Dokumentasi 899098Berita Dokumentasi 899099Berita Dokumentasi 899100Dokumentasi Akaedemik 79036Dokumentasi Akaedemik 79037Dokumentasi Akaedemik 79038Dokumentasi Akaedemik 79039Dokumentasi Akaedemik 79040Dokumentasi Akaedemik 79041Dokumentasi Akaedemik 79042Dokumentasi Akaedemik 79043Dokumentasi Akaedemik 79044Dokumentasi Akaedemik 79045Dokumentasi Akaedemik 79046Dokumentasi Akaedemik 79047Dokumentasi Akaedemik 79048Dokumentasi Akaedemik 79049Dokumentasi Akaedemik 79050Dokumentasi Akaedemik 79051Dokumentasi Akaedemik 79052Dokumentasi Akaedemik 79053Dokumentasi Akaedemik 79054Dokumentasi Akaedemik 79055Dokumentasi Akaedemik 79056Dokumentasi Akaedemik 79057Dokumentasi Akaedemik 79058Dokumentasi Akaedemik 79059Dokumentasi Akaedemik 79060Dokumentasi Akaedemik 79061Dokumentasi Akaedemik 79062Dokumentasi Akaedemik 79063Dokumentasi Akaedemik 79064Dokumentasi Akaedemik 79065Dokumentasi Akaedemik 79066Dokumentasi Akaedemik 79067Dokumentasi Akaedemik 79068Dokumentasi Akaedemik 79069Dokumentasi Akaedemik 79070Dokumentasi Akaedemik 79071Dokumentasi Akaedemik 79072Dokumentasi Akaedemik 79073Dokumentasi Akaedemik 79074Dokumentasi Akaedemik 79075Dokumentasi Akaedemik 79076Dokumentasi Akaedemik 79077Dokumentasi Akaedemik 79078Dokumentasi Akaedemik 79079Dokumentasi Akaedemik 79080Dokumentasi Akaedemik 79081Dokumentasi Akaedemik 79082Dokumentasi Akaedemik 79083Dokumentasi Akaedemik 79084Dokumentasi Akaedemik 79085Dokumentasi Akaedemik 79086Dokumentasi Akaedemik 79087Dokumentasi Akaedemik 79088Dokumentasi Akaedemik 79089Dokumentasi Akaedemik 79090Dokumentasi Akaedemik 79091Dokumentasi Akaedemik 79092Dokumentasi Akaedemik 79093Dokumentasi Akaedemik 79094Dokumentasi Akaedemik 79095Dokumentasi Akaedemik 79096Dokumentasi Akaedemik 79097Dokumentasi Akaedemik 79098Dokumentasi Akaedemik 79099Dokumentasi Akaedemik 79100Dokumenter 0091Dokumenter 0092Dokumenter 0093Dokumenter 0094Dokumenter 0095Dokumenter 0096Dokumenter 0097Dokumenter 0098Dokumenter 0099Dokumenter 0100Dokumenter 0101Dokumenter 0102Dokumenter 0103Dokumenter 0104Dokumenter 0105Dokumenter 0106Dokumenter 0107Dokumenter 0108Dokumenter 0109Dokumenter 0110Dokumenter 0111Dokumenter 0112Dokumenter 0113Dokumenter 0114Dokumenter 0115Dokumenter 0116Dokumenter 0117Dokumenter 0118Dokumenter 0119Dokumenter 0120Dokumenter 0121Dokumenter 0122Dokumenter 0123Dokumenter 0124Dokumenter 0125Dokumenter 0126Dokumenter 0127Dokumenter 0128Dokumenter 0129Dokumenter 0130Portal News 23441Portal News 23442Portal News 23443Portal News 23444Portal News 23445Portal News 23446Portal News 23447Portal News 23448Portal News 23449Portal News 23450Portal News 23451Portal News 23452Portal News 23453Portal News 23454Portal News 23455Portal News 23456Portal News 23457Portal News 23458Portal News 23459Portal News 23460Portal News 23461Portal News 23462Portal News 23463Portal News 23464Portal News 23465Portal News 23466Portal News 23467Portal News 23468Portal News 23469Portal News 23470Portal News 23471Portal News 23472Portal News 23473Portal News 23474Portal News 23475Portal News 23476Portal News 23477Portal News 23478Portal News 23479Portal News 23480Berita Update 98001Berita Update 98002Berita Update 98003Berita Update 98004Berita Update 98005Berita Update 98006Berita Update 98007Berita Update 98008Berita Update 98009Berita Update 98010Berita Update 98011Berita Update 98012Berita Update 98013Berita Update 98014Berita Update 98015Berita Update 98016Berita Update 98017Berita Update 98018Berita Update 98019Berita Update 98020berita Viral 879003berita Viral 879004berita Viral 879005berita Viral 879006berita Viral 879007berita Viral 879008berita Viral 879009berita Viral 879010berita Viral 879011berita Viral 879012berita Viral 879013berita Viral 879014berita Viral 879015berita Viral 879016berita Viral 879017berita Viral 879018berita Viral 879019berita Viral 879020berita Viral 879021berita Viral 879022berita Viral 879023berita Viral 879024berita Viral 879025berita Viral 879026berita Viral 879027berita Viral 879028berita Viral 879029berita Viral 879030

Kategori: Berita Utama

  • Kapolda Metro Jaya Hingga Kepala Basarnas Cek Pos Pelayanan Pengamanan Cikunir

    Kapolda Metro Jaya Hingga Kepala Basarnas Cek Pos Pelayanan Pengamanan Cikunir, Pastikan Arus Mudik Aman dan Lancar

    Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran, Kapolda Metro Jaya didampingi Wakapolda Metro Jaya melaksanakan pengecekan Pospam Cikunir di Jalan Tol Km 10A, Bekasi Kota, pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Jaya 2026” Polda Metro Jaya.

     

     

    Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabasarnas RI, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolrestro Bekasi Kota, sebagai wujud sinergi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik.

    #poldametrojaya
    #polriuntukmasyarakat
    #JagaJakarta+

  • Kapolda Metro Jaya Tinjau Pospam Cikunir, Perkuat Kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026

    Kapolda Metro Jaya Tinjau Pospam Cikunir, Perkuat Kesiapan Operasi Ketupat Jaya 2026

    Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran, Kapolda Metro Jaya didampingi Wakapolda Metro Jaya melaksanakan pengecekan Pospam Cikunir di Jalan Tol Km 10A, Bekasi Kota, pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Jaya 2026” Polda Metro Jaya.

     

     

    Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabasarnas RI, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolrestro Bekasi Kota, sebagai wujud sinergi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik.

    #poldametrojaya
    #polriuntukmasyarakat
    #JagaJakarta+

  • Polisi: Pelaku Serangan Air Keras ke Andrie Yunus 4 Orang

    Polisi: Pelaku Serangan Air Keras ke Andrie Yunus 4 Orang

    Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menduga serangan terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus itu terjadi karena korban sangat aktif, berani, dan persisten dalam bersinggungan dengan isu menguatnya kembali militerisme di Indonesia.

     

    Kepada Deutsche Welle, Usman menuturkan: “Ini setidaknya terlihat dari kegiatan Andrie selama setahun terakhir: Dari Rancangan Undang.-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI),  sampai perluasan militer secara lebih luas. Peristiwa percobaan pembunuhan kepadanya terjadi hampir genap setahun setelah Andrie menggeruduk pertemuan tertutup DPR yang membahas RUU TNI di Hotel Fairmont, 15 Maret 2025. Ia juga tidak berhenti di situ, tapi mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) baik uji formil maupun uji materiil yang semua berlangsung selama setahun ini.”

    Usman Hamid
    Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid Foto: Privat

    Ditambah lagi kegiatan terakhir di hari peristiwa itu, Andrie Yunus masih ambil bagian dalam podcast soal kembalinya militerisme dan judicial review, maupun ikut rapat pembahasan tindak lanjut laporan terkait isu keterlibatan militer di balik kerusuhan Agustus tahun silam, imbuh Usman.

    “Kritik atas perluasan peran militer jelas sangat sensitif. Apalagi sejak aksi protes di Fairmont, Andrie seketika itu juga mengalami teror-teror, juga kepada kantor KontraS dan juga teman-teman (aktivis), termasuk saya,” ungkap Usman kepada DW.

    Sementara itu Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM, Atnike Sigiro beranggapan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus memiliki indikasi kuat sebagai serangan terencana terhadap Pembela HAM, mengingat sosoknya sebagai aktivis yang vokal dalam berbagai isu advokasi HAM beberapa tahun terakhir, khususnya advokasi terkait RUU TNI dan unjuk rasa Agustus 2025 sebagaimana yang disebutkan Usman.

    “Serangan terhadap pembela HAM merupakan indikasi serius terhadap ruang kebebasan sipil dan jika tidak ditangani secara sungguh-sungguh akan menimbulkan ‘chilling effect’, yang menimbulkan rasa keterancaman terhadap upaya pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia,” papar Atnike kepada DW.

     Atnike Sigiro
    Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM, Atnike SigiroFoto: A. Sigiro

    Atnike menambahkan, untuk itu, sebagai “duty bearer”, negara melalui aparatur dan institusinya harus melaksanakan tanggung jawabnya, seperti kepolisian, untuk memastikan proses penegakan hukum yang efektif, akuntabel, dan transparan, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), untuk memastikan perlindungan dan pemulihan bagi korban dan keluarga.

    “DPR dan pemerintah wajib memperkuat jaminan perlindungan bagi pembela HAM, dan aktivitas-aktivitas pembelaan HAM, baik melalui penguatan regulasi, pengawasan, maupun pencegahan keberulangan.” Untuk memastikan proses penegakan hukum dan perlindungan tersebut dilaksanakan secara efektif, maka Komnas HAM saat ini tengah melakukan pemantauan terhadap kasus Andrie Yunus, imbuh Atnike.

    Koordinaor Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya  menandaskan tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM. “Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil.”

     Andrie Yunus
    Kalangan aktivis menyebut Andrie Yunus sangat aktif, berani, dan persisten dalam bersinggungan dengan isu menguatnya kembali militerisme di Indonesia. Foto: Forum Keadilan

    Menderita luka bakar

    Dalam kronologi yang disampaikan KontraS diceritakan peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (13/03) lalu. Andrie sedang mengendarai kendaraan roda dua miliknya di Jalan Salemba I – Talang, Jakarta Pusat.

    Kemudian, dua orang yang naik motor menghampiri secara melawan arah di Jalan Talang (Jembatan Talang). Pelaku pertama merupakan pengendara, sedangkan pelaku kedua yakni penumpang belakang menggunakan penutup wajah, menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban. Akibat serangan tersebut, korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya.

    Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Jakarta dan mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang atau dirampas baik saat kejadian maupun setelah peristiwa berlangsung. Pascaperistiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24%.

    Polisi: Ada empat pelaku

    Sementara itu, dalam konferensi persnya, keterangan polisi mengungkap pelaku mengendarai dua sepeda motor dan berpencar setelah melakukan aksi penyerangan. “Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, di Jakarta, Senin (16/03).

    Temuan polisi ini didasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik di Jakarta, ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (16/03). Ada sekitar 86 kamera pengawas yang dipantau untuk mengambil rekaman terkait perkara ini.

    Bukan tindak kriminal biasa

    Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) dan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera menegaskan serangan ini tidak dapat dipandang semata-mata sebagai tindak kriminal biasa. “Dalam konteks kerja-kerja pembelaan HAM dan advokasi publik yang selama ini dijalankan oleh korban, peristiwa ini juga harus dilihat sebagai ancaman terhadap ruang sipil serta terhadap prinsip negara hukum yang menjamin kebebasan warga untuk menyampaikan pendapat,” demikian bunyi pernyataan bersama Direktur Eksekutif PSHK Rizky Argama dan Ketua STH Indonesia Jentera Aria Suyudi.

    Untuk itu, PSHK dan STH Indonesia Jentera mendesak aparat penegak hukum segera mengusut secara menyeluruh serangan terhadap Andrie Yunus, termasuk menangkap pelaku dan mengungkap pihak yang berada di balik peristiwa ini dan meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan, guna memastikan tidak terjadinya impunitas dalam kasus kekerasan terhadap pembela HAM.

    Kedua lembaga itu menegaskan, serangan terhadap Andrie Yunus memperkuat kekhawatiran bahwa kerja-kerja pembelaan hak asasi manusia semakin dihadapkan pada risiko keamanan yang serius. Serangan terhadap pembela HAM tidak boleh dinormalisasi dalam negara yang menjunjung prinsip demokrasi dan supremasi hukum. Negara harus menunjukkan komitmen yang nyata untuk melindungi ruang sipil serta menjamin bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap pembela HAM diusut dan dihukum secara adil.

    PSHK dan STH Indonesia Jentera menyampaikan solidaritas kepada Andrie Yunus, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat sipil yang terus memperjuangkan keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia di Indonesia.

    Desakan dari DPR untuk kepolisian

    Komisi III DPR menggelar rapat khusus membahas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komisi III menyatakan keprihatinan dan mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Dalam keterangan pers yang diperoleh Deutsche Welle, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menyebutkan Andrie Yunus wajib memperoleh haknya untuk mendapatkan perlindungan, baik berdasarkan hukum nasional maupun hukum internasional yang telah diterima oleh negara Republik Indonesia, serta baik sebagai warga negara maupun sebagai pembela HAM.

    Disebutkan: “Komisi III DPR meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras kepada saudara Andrie Yunus secara cepat, transparan dan profesional, serta segera mengungkap dan menangkap para pelakunya, baik yang merencanakan, memerintahkan, melaksanakan maupun melakukan perbantuan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.”

    Serangan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal itu menambah deretan daftar intimidasi dan kekerasan yang dialami para pembela HAM dan aktivis antikorupsi di nusantara.

  • Polisi: Ada Empat Pelaku Serangan Air Keras Andrie Yunus

    Polisi: Ada Empat Pelaku Serangan Air Keras Andrie Yunus

    Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menduga serangan terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus itu terjadi karena korban sangat aktif, berani, dan persisten dalam bersinggungan dengan isu menguatnya kembali militerisme di Indonesia.

     

    Kepada Deutsche Welle, Usman menuturkan: “Ini setidaknya terlihat dari kegiatan Andrie selama setahun terakhir: Dari Rancangan Undang.-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI),  sampai perluasan militer secara lebih luas. Peristiwa percobaan pembunuhan kepadanya terjadi hampir genap setahun setelah Andrie menggeruduk pertemuan tertutup DPR yang membahas RUU TNI di Hotel Fairmont, 15 Maret 2025. Ia juga tidak berhenti di situ, tapi mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) baik uji formil maupun uji materiil yang semua berlangsung selama setahun ini.”

    Usman Hamid
    Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid Foto: Privat

    Ditambah lagi kegiatan terakhir di hari peristiwa itu, Andrie Yunus masih ambil bagian dalam podcast soal kembalinya militerisme dan judicial review, maupun ikut rapat pembahasan tindak lanjut laporan terkait isu keterlibatan militer di balik kerusuhan Agustus tahun silam, imbuh Usman.

    “Kritik atas perluasan peran militer jelas sangat sensitif. Apalagi sejak aksi protes di Fairmont, Andrie seketika itu juga mengalami teror-teror, juga kepada kantor KontraS dan juga teman-teman (aktivis), termasuk saya,” ungkap Usman kepada DW.

    Sementara itu Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM, Atnike Sigiro beranggapan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus memiliki indikasi kuat sebagai serangan terencana terhadap Pembela HAM, mengingat sosoknya sebagai aktivis yang vokal dalam berbagai isu advokasi HAM beberapa tahun terakhir, khususnya advokasi terkait RUU TNI dan unjuk rasa Agustus 2025 sebagaimana yang disebutkan Usman.

    “Serangan terhadap pembela HAM merupakan indikasi serius terhadap ruang kebebasan sipil dan jika tidak ditangani secara sungguh-sungguh akan menimbulkan ‘chilling effect’, yang menimbulkan rasa keterancaman terhadap upaya pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia,” papar Atnike kepada DW.

     Atnike Sigiro
    Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM, Atnike SigiroFoto: A. Sigiro

    Atnike menambahkan, untuk itu, sebagai “duty bearer”, negara melalui aparatur dan institusinya harus melaksanakan tanggung jawabnya, seperti kepolisian, untuk memastikan proses penegakan hukum yang efektif, akuntabel, dan transparan, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), untuk memastikan perlindungan dan pemulihan bagi korban dan keluarga.

    “DPR dan pemerintah wajib memperkuat jaminan perlindungan bagi pembela HAM, dan aktivitas-aktivitas pembelaan HAM, baik melalui penguatan regulasi, pengawasan, maupun pencegahan keberulangan.” Untuk memastikan proses penegakan hukum dan perlindungan tersebut dilaksanakan secara efektif, maka Komnas HAM saat ini tengah melakukan pemantauan terhadap kasus Andrie Yunus, imbuh Atnike.

    Koordinaor Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya  menandaskan tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM. “Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil.”

     Andrie Yunus
    Kalangan aktivis menyebut Andrie Yunus sangat aktif, berani, dan persisten dalam bersinggungan dengan isu menguatnya kembali militerisme di Indonesia. Foto: Forum Keadilan

    Menderita luka bakar

    Dalam kronologi yang disampaikan KontraS diceritakan peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (13/03) lalu. Andrie sedang mengendarai kendaraan roda dua miliknya di Jalan Salemba I – Talang, Jakarta Pusat.

    Kemudian, dua orang yang naik motor menghampiri secara melawan arah di Jalan Talang (Jembatan Talang). Pelaku pertama merupakan pengendara, sedangkan pelaku kedua yakni penumpang belakang menggunakan penutup wajah, menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban. Akibat serangan tersebut, korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya.

    Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Jakarta dan mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang atau dirampas baik saat kejadian maupun setelah peristiwa berlangsung. Pascaperistiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24%.

    Polisi: Ada empat pelaku

    Sementara itu, dalam konferensi persnya, keterangan polisi mengungkap pelaku mengendarai dua sepeda motor dan berpencar setelah melakukan aksi penyerangan. “Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, di Jakarta, Senin (16/03).

    Temuan polisi ini didasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik di Jakarta, ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (16/03). Ada sekitar 86 kamera pengawas yang dipantau untuk mengambil rekaman terkait perkara ini.

    Bukan tindak kriminal biasa

    Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) dan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera menegaskan serangan ini tidak dapat dipandang semata-mata sebagai tindak kriminal biasa. “Dalam konteks kerja-kerja pembelaan HAM dan advokasi publik yang selama ini dijalankan oleh korban, peristiwa ini juga harus dilihat sebagai ancaman terhadap ruang sipil serta terhadap prinsip negara hukum yang menjamin kebebasan warga untuk menyampaikan pendapat,” demikian bunyi pernyataan bersama Direktur Eksekutif PSHK Rizky Argama dan Ketua STH Indonesia Jentera Aria Suyudi.

    Untuk itu, PSHK dan STH Indonesia Jentera mendesak aparat penegak hukum segera mengusut secara menyeluruh serangan terhadap Andrie Yunus, termasuk menangkap pelaku dan mengungkap pihak yang berada di balik peristiwa ini dan meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan, guna memastikan tidak terjadinya impunitas dalam kasus kekerasan terhadap pembela HAM.

    Kedua lembaga itu menegaskan, serangan terhadap Andrie Yunus memperkuat kekhawatiran bahwa kerja-kerja pembelaan hak asasi manusia semakin dihadapkan pada risiko keamanan yang serius. Serangan terhadap pembela HAM tidak boleh dinormalisasi dalam negara yang menjunjung prinsip demokrasi dan supremasi hukum. Negara harus menunjukkan komitmen yang nyata untuk melindungi ruang sipil serta menjamin bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap pembela HAM diusut dan dihukum secara adil.

    PSHK dan STH Indonesia Jentera menyampaikan solidaritas kepada Andrie Yunus, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat sipil yang terus memperjuangkan keadilan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia di Indonesia.

    Desakan dari DPR untuk kepolisian

    Komisi III DPR menggelar rapat khusus membahas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komisi III menyatakan keprihatinan dan mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Dalam keterangan pers yang diperoleh Deutsche Welle, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menyebutkan Andrie Yunus wajib memperoleh haknya untuk mendapatkan perlindungan, baik berdasarkan hukum nasional maupun hukum internasional yang telah diterima oleh negara Republik Indonesia, serta baik sebagai warga negara maupun sebagai pembela HAM.

    Disebutkan: “Komisi III DPR meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras kepada saudara Andrie Yunus secara cepat, transparan dan profesional, serta segera mengungkap dan menangkap para pelakunya, baik yang merencanakan, memerintahkan, melaksanakan maupun melakukan perbantuan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.”

    Serangan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal itu menambah deretan daftar intimidasi dan kekerasan yang dialami para pembela HAM dan aktivis antikorupsi di nusantara.

  • KAPOLDA SUMSEL IRJEN POL SANDI NUGROHO DAN BHAYANGKARI CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT 2026, BAGIKAN TALI ASIH HINGGA TAKJIL DI POS PELAYANAN SIMPANG 5 DPRD

    KAPOLDA SUMSEL IRJEN POL SANDI NUGROHO DAN BHAYANGKARI CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT 2026, BAGIKAN TALI ASIH HINGGA TAKJIL DI POS PELAYANAN SIMPANG 5 DPRD

    Semangat pelayanan tanpa batas ditunjukkan Polda Sumatera Selatan melalui pengecekan Pos Pengamanan secara serentak di berbagai titik strategis, Selasa (17/3).

    Berpusat di Pos Pelayanan Simpang 5 DPRD, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memastikan kesiapsiagaan 39 personel gabungan serta kelayakan sarana patroli guna menjamin respon cepat bagi masyarakat.

    Sinergi operasional ini tampil humanis dengan kehadiran Ketua dan Pengurus Bhayangkari yang mendampingi Pejabat Utama (PJU).

    Sentuhan empati diberikan melalui pembagian tali asih kepada personel yang bertugas serta pembagian takjil kepada pengguna jalan sebagai bagian dari strategi Cooling System untuk mendinginkan suasana kamtibmas secara persuasif.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan komitmen gerak serentak ini.

    “Hari ini kita bergerak secara serentak di seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada celah dalam pengamanan masyarakat. Pengecekan pos ini adalah bukti bahwa seluruh personel, mulai dari administrasi hingga armada patroli, berada dalam kondisi siap tempur untuk memberikan respons cepat di setiap sudut Sumatera Selatan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

    Ia juga mengapresiasi misi kemanusiaan yang dijalankan bersama Bhayangkari.

    “Kegiatan serentak ini juga membawa misi kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ini, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan. Pembagian takjil serentak ini adalah cara kami menyapa masyarakat secara humanis, sekaligus mendinginkan suasana (cooling system) agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan hangat,” tambah Kapolda.

  • KAPOLDA SUMSEL DAN BHAYANGKARI CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT 2026, BAGIKAN TALI ASIH HINGGA TAKJIL DI POS PELAYANAN SIMPANG 5 DPRD

    KAPOLDA SUMSEL DAN BHAYANGKARI CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT 2026, BAGIKAN TALI ASIH HINGGA TAKJIL DI POS PELAYANAN SIMPANG 5 DPRD

    Semangat pelayanan tanpa batas ditunjukkan Polda Sumatera Selatan melalui pengecekan Pos Pengamanan secara serentak di berbagai titik strategis, Selasa (17/3).

    Berpusat di Pos Pelayanan Simpang 5 DPRD, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memastikan kesiapsiagaan 39 personel gabungan serta kelayakan sarana patroli guna menjamin respon cepat bagi masyarakat.

    Sinergi operasional ini tampil humanis dengan kehadiran Ketua dan Pengurus Bhayangkari yang mendampingi Pejabat Utama (PJU).

    Sentuhan empati diberikan melalui pembagian tali asih kepada personel yang bertugas serta pembagian takjil kepada pengguna jalan sebagai bagian dari strategi Cooling System untuk mendinginkan suasana kamtibmas secara persuasif.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan komitmen gerak serentak ini.

    “Hari ini kita bergerak secara serentak di seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada celah dalam pengamanan masyarakat. Pengecekan pos ini adalah bukti bahwa seluruh personel, mulai dari administrasi hingga armada patroli, berada dalam kondisi siap tempur untuk memberikan respons cepat di setiap sudut Sumatera Selatan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

    Ia juga mengapresiasi misi kemanusiaan yang dijalankan bersama Bhayangkari.

    “Kegiatan serentak ini juga membawa misi kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ini, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan. Pembagian takjil serentak ini adalah cara kami menyapa masyarakat secara humanis, sekaligus mendinginkan suasana (cooling system) agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan hangat,” tambah Kapolda.

  • Kapolda Sumsel Bersama Gubernur dan Pangdam Konsolidasikan Pengamanan Lebaran

    Kapolda Sumsel Bersama Gubernur dan Pangdam Konsolidasikan Pengamanan Lebaran

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. bersama Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menghadiri kegiatan penutupan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Senin malam (16/3/2026).

    Kehadiran tiga pimpinan utama daerah tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

    Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, menjadi forum silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas institusi yang dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal di Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, dan Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu.

    Selain itu, kegiatan juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, serta para pimpinan instansi vertikal dan tokoh agama di wilayah Sumatera Selatan.

    Rangkaian acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan tausiyah Ramadhan, shalat Tarawih dan Witir berjamaah, serta penutupan resmi Safari Ramadhan oleh Gubernur Sumatera Selatan.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

  • Kapolda Sumsel Puji Dedikasi Brimob: Jaga Kamtibmas hingga Bantu Korban Bencana di Sumatera

    Kapolda Sumsel Puji Dedikasi Brimob: Jaga Kamtibmas hingga Bantu Korban Bencana di Sumatera

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho menggelar buka puasa bersama keluarga besar Satbrimob Polda Sumsel di Mako Brimob, Selasa (16/3). Momentum ini menjadi bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel yang menjalankan tugas pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026 dan berbagai misi kemanusiaan.

    Kapolda memberikan penghargaan khusus bagi personel yang terjun langsung menangani bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, keandalan Mobil Dapur Lapangan Brimob yang sempat ditinjau Presiden RI juga turut dipuji sebagai bukti kesiapan logistik Polri dalam situasi darurat.

    Kapolda Sumsel menegaskan pentingnya peran Brimob bagi masyarakat:

    “Dedikasi personel Brimob yang turun langsung membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan tetapi juga dalam misi kemanusiaan,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.

    Kegiatan ditutup dengan pemberian tali asih kepada purnawirawan dan anak yatim sebagai wujud kebersamaan dan kekuatan moral internal Polda Sumsel.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri

  • Tim Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

    Tim Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

    PALEMBANG — Tim Komisi Kepolisian Nasional melakukan kunjungan kerja ke Polda Sumatera Selatan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

    Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid dan diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda memaparkan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan.

    Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengoperasian jalur tol fungsional untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur arteri utama.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memperketat penertiban kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur mudik.

    Selain kesiapan Operasi Ketupat, Kapolda juga memaparkan dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Tanam Raya Jagung di Kabupaten Ogan Ilir.

    Menurut Kapolda, keterlibatan kepolisian tidak hanya pada kegiatan penanaman, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani mulai dari hulu hingga hilir.

    Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan eksternal untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan optimal selama periode Lebaran.

    Setelah pertemuan di Polda Sumsel, tim Kompolnas dijadwalkan melanjutkan rangkaian pengawasan ke beberapa satuan wilayah di Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel terbuka terhadap pengawasan eksternal sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami menyambut kunjungan Kompolnas sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan maksimal,” ujarnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

  • Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

    Kompolnas Cek Kesiapan Polda Sumsel Amankan Arus Mudik

    PALEMBANG — Tim Komisi Kepolisian Nasional melakukan kunjungan kerja ke Polda Sumatera Selatan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

    Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid dan diterima langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda memaparkan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan.

    Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengoperasian jalur tol fungsional untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur arteri utama.

    Selain itu, Polda Sumsel juga memperketat penertiban kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur mudik.

    Selain kesiapan Operasi Ketupat, Kapolda juga memaparkan dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Tanam Raya Jagung di Kabupaten Ogan Ilir.

    Menurut Kapolda, keterlibatan kepolisian tidak hanya pada kegiatan penanaman, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani mulai dari hulu hingga hilir.

    Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan eksternal untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan optimal selama periode Lebaran.

    Setelah pertemuan di Polda Sumsel, tim Kompolnas dijadwalkan melanjutkan rangkaian pengawasan ke beberapa satuan wilayah di Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa Polda Sumsel terbuka terhadap pengawasan eksternal sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami menyambut kunjungan Kompolnas sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan maksimal,” ujarnya.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel